Polresta Surakarta Evakuasi Warga yang Gantung Diri

Surakarta – Polresta Surakarta Evakuasi Warga yang Gantung Diri. Selo Agung Nugroho, warga Kampung Karang Turi RT 002/RW 007, Pajang, Laweyan, Solo, ditemukan meninggal dunia diduga akibat gantung diri di depan rumah saudaranya, Pramurahayu, di Kampung Dawung Kulon, RT 002/RW 010, Serengan, pukul 05.30 WIB, Kamis (14/2/2019).

Warga setempat yang juga istri ketua RT 002/RW 010, Tri Waltuti, mengaku pertama kali mendengar ada orang meninggal karena gantung diri dari tetangganya. Setelah itu suaminya langsung menuju ke tempat kejadian.

“Katanya Pukul 02.00 WIB sudah ada yang melihat gelagat mencurigakan. Tapi enggakberani bilang ke warga, takut. Kalau saya enggak ikut suami untuk melihat. Takut kalau ada yang meninggal kayak begini,” ujar Tri.

Tri menjelaskan, Selo sebelumnya sudah menginap semalam di rumah Pramurahayu. Dari informasi yang dia peroleh, Selo berencana pergi ke Tegal hari ini. Sebelumnya Selo juga datang ke rumah Pramurahayu pada Selasa (12/2/2019) tetapi tidak sampai menginap karena harus menjemput anaknya yang bersekolah.

“Sebelum ada kejadian itu di RT ini tidak ada kejadian yang mencurigakan. Lingkungan RT 002 juga dalam kondisi yang aman. Orangnya itu (yang gantung diri) enggakaneh-aneh kok. Bukan orang sini dia, hanya menumpang. Dua hari main sini. Yang menginap semalam ya baru kemarin malam ini. Biasanya hanya menyapa saat warga lewat. Dari Selasa (12/2019) sudah main ke sini,” kata Tri.

Kapolsek Serengan, Kompol Giyono, menjelaskan, Selo pada Rabu (13/2/2019) berpamitan kepada istrinya akan pergi ke Tegal. Namun, setelah dicari ternyata ketemu di rumah saudaranya, Pramurahayu, dan Selo ingin menginap semalam kemudian berangkat ke Tegal pada Kamis (14/2/2019).

“Sebelumnya korban sempat meminta tanda tangan istri guna pengajuan pinjaman. Korban tidak bercerita tentang masalah pribadinya kepada Pramurahayu. Korban ditemukan sekitar habis subuh Pukul 05.30 WIB. Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal gantung diri di teras rumah Pramurahayu,” jelas Kapolsek, Kamis.

Tidak ditemukan tanda bekas penganiayaan di tubuh Selo. Suharyanto menjelaskan keluarga sudah ikhlas atas kejadian tersebut dan tidak meminta dilakukan autopsi.

“Korban ditemukan gantung diri dengan menggunakan tali tambang berwarna kuning,” ujar Kapolsek.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s