Muroja’ah Do’a Bersama 171717 Sinergitas TNI, POLRI dan Masyarakat di Masjid Agung Surakarta

Polrestasurakarta.com – Kepolisian Resor Kota Surakarta Polda Jawa Tengah menghadiri kegiatan Muroja’ah Doa Bersama 171717 dengan thema ” Indonesia Lebih Kasih Sayang ”  yang di selenggarakan oleh Kodim 0735/ Surakarta di Masjid Agung Surakarta, Kamis ( 17/8/17 ) pkl 16.00 wib.

Nampak hadir, Kolonel Inf Widi Prasetijono (Danrem 074/wrt), Kolonel Muhammad Toni Harjono ( Dan lanud Adisumarmo), Letkol CBA Anjas Setiawan SE ( DandenBekang Ska), Mayor Inf Didin Nasrudin Darsono ( Kasdim.0735/ Ska), Mayor Inf Supri Susanto ( Dandema Grup 2 Kopassus), Kompol Busroni ( mewakili Kapolresta), para santri Al Muhayat, para santri Takmirul Islam, para santri MTA, para santri LDII / ponpes Budi Utomo, para santri Darul Dzikir, serta jajaran TNI/ Polri dan ASN.

” Kami dari jajaran ulama berterima kasih atas kegiatan ini yang positif dalam mengisi kemerdekan ini Bangsa kita 350 tahun lebih berjuang untuk meraih kemerdekaan maka kita untuk mempertahankannya. Suatu perjuangan yang panjang sangat membutuhkan perjuangan yang sunguh sunguh dan berkat Allah SWT memberikan  karunia kemerdekan untuk bangsa Indonesia. Kami mewakili ulama dan ormas islam semoga  kegiatan ini bisa berkelanjutan untuk  ukhuwah islamiah yang berkelanjutan sebagai modal dasar dalam pembangunan. Ulama dalam perjuangan  mempunyai  peran penting dalam perjuangan sudah selayaknya kita wajib mempertahankan dan membangun serta mensosialisaikan untuk cinta  tanah air dan kita wajib dalam mempertahankan dan membangun di masa yang akan datang. Kami mohon maaf dalam acara ini bila ada kekurangan dalam penyambutan dan pelaksanaan kegiatan ini ” Kata KH Drs. Muhtarom ( Ketua Takmir Masjid Agung Surakarta ).

Komamdan Korem 0734/Warastratama Kolonel Inf. Widi Prsetijono  pada kesempatan  yang mulia ini atas nama seluruh prajurit dan keluarga besar TNI Saya mengucapkan selamat HUT ke 72 proklamasi kemerdekaan RI.  Memaknai kemerdekaan yang telah kita nikmati bersama selama 72 tahun hingga hari ini selayaknyalah kita bersyukur, tidak hanya kita telah dikaruniai kemerdekaan tetapi juga karena kita dilahirkan sebagai bangsa Patriot, petarung dan sekaligus bangsa pemenang. Atas karunia inilah sekalipun harus dicapai melalui perjuangan darah dan airmata segenap anak bangsa kita dapat meraih kemerdekaan melalui perjuangan anak bangsa yang percaya kepada kemampuan sendiri dengan senjata apa adanya. Seraya menggelorakan semangat gotong royong sehingga memunculkan energi sosial yang mengobarkan semangat “Merdeka atau mati”.  Energi sosial tersebut bisa muncul karena mobilisasi kekuatan umat santri dan mudah serta segenap komponen bangsa oleh para tokoh agama, ulama, Kyai, Habib, pendeta, Pastor, Pinandita, Biksu dan tokoh nasionalis dilandasi semangat persatuan dan keinginan besar untuk merebut kemerdekaan. Para tokoh bangsa utamanya para tokoh agama saat itu mampu menjadikan pilihan merdeka atau mati sebagai senjata pamungkas untuk mendobrak Belenggu penjajahan dan meraih kemerdekaan menjadikan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat di tanah air Indonesia. Kalimat atas berkat rahmat Allah yang maha kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur. Sebagaimana tercantum dalam pembukaan UUD 1945, mengandung arti bahwa kemerdekaan Indonesia dicapai berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa sehingga kita wajib bersyukur atas nikmat kemerdekaan ini. Kita juga harus ingat bahwa kemerdekaan Indonesia sebutkan keinginan luhur bangsa Indonesia disertai pengorbanan jiwa dan raga para syuhada Pahlawan Kusuma Bangsa karenanya kita juga wajib mendoakan agar Allah melimpahkan rahmat dan kasih sayangnya kepada para Pahlawan Kusuma Bangsa yang rela berkorban demi Ibu Pertiwi berjasa besar dalam menegakkan kedaulatan negeri. Kita yang hadir disini sebagai generasi penerus penikmat kemerdekaan. Saya mengajak Marilah sama-sama memohon kepada Allah yang Maha pencerah agar menerangi kita dengan cahaya ilmu dan kearifan agar kita pandai merawat kemerdekaan, diberikan kekuatan untuk terus menjaga negara kesatuan Republik Indonesia menjaga Pancasila merawat dan memperkokoh kebhineka tunggal ika, serta menggelorakan tradisi semangat gotong royong. Pada saat yang sama kita juga memohon agar selalu dianugerahi kekuatan kesabaran ketekunan dan kasih sayang dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri berdaulat berkepribadian serta adil dan makmur bagi seluruh rakyat Indonesia. Hari ini Insya Allah tidak saja menjadi bagian dari rasa suka cinta kita bersama dalam memperingati 72 tahun kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia, tetapi yang lebih penting lagi dengan kehadiran kita bersama di tempat ini dan juga di ribuan tempat di seluruh penjuru tanah air, kita meneguhkan sikap bersama sekaligus menggelorakan Semangat bagi terwujudnya Indonesia yang lebih kasih sayang, melalui doa tulus ikhlas Apapun agama yang kita anut kita bersama memohon ridho Tuhan Yang Maha Esa untuk terwujudnya Indonesia yang lebih kasih sayang sebagaimana rahmat Tuhan yang tiada tara dan terus mengalir ke semua umatnya, Rahmat, Rahman dan rahim, rahmat yang pengasih dan penyayang kepada segenap umatnya. Dengan Indonesia yang lebih kasih sayang Indonesia yang makin saling mengasihi dan menyayangi dalam keberagaman kita semua Tentu juga berdoa semoga kebersamaan dan ikatan yang sangat baik ini akan menjadi landasan yang kokoh sekaligus menggelorakan kembali semangat persatuan kesatuan diantara seluruh warga bangsa Indonesia persatuan dan kesatuan dalam keberagaman yang sangat indah dan kaya persatuan dan kesatuan dalam kerangka Bhineka Tunggal Ika persatuan dan kesatuan untuk mewujudkan cita-cita luhur bangsa Indonesia. Demikianlah sambutan saya pada doa kebangsaan dan dengan segala kerendahan hati kami mengucapkan terima kasih atas doa yang kidmat tulus dan ikhlas dari kita semua semoga allah Yang Maha Kuasa mengabulkan doa kita dan melimpahkan rahmat Hidayah kepada kita dalam melanjutkan pengabdian terbaik kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat sangat kita cintai bersama semoga Indonesia lebih kasih “.

Dilanjutkan acara khataman alquran dan do’a bersama sampai acara selesai dan kegiatan berlangsung aman lancar dan tertib.( Miun)

Humas Polresta Surakarta.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s