Sepasang Kekasih Pengguna Sabu di Tangkap Unit Reskrim Polsek Pasar Kliwon Surakarta

Polrestasurakarta.com – Unit Reskrim Polsek Pasar Kliwon menangkap 2 orang tersangka pemakai penyalahgunaan Narkotika jenis Sabu, yaitu I D K alias Bombom (25) dan pacarnya I K P (23) di halaman Mako Polsek Pasar Kliwon Rabu, 02 Agustus 2017 pukul 22.00 WIB.

Sepasang muda-mudi tersebut mengendarai sepeda motor NMax No.Pol B 4603 US kedapatan membawa 1 ( satu ) paket sabu saat terjaring operasi kepolisian yang ditingkatkan di depan Mako Polsek tepatnya Jl. Alun-alun Utara Surakarta,

Kanit Reskrim Polsek Pasar Kliwon Iptu Tarto, SH.MH mengungkapkan, sekitar pukul 22.30 wib di Jl. Alun-alun Utara Surakarta, Inka dan Bombom terjaring operasi kepolisian yang ditingkatkan saat dilakukan pemeriksaan penggeledahan dompet dalam tas telah diketemukan barang terlarang 1 ( satu ) paket sabu.

Kepada petugas, mengaku pelaku mendapat 1 ( satu ) paket sabu di selokan sekitar Lapangan Tipes Serengan atas petunjuk Sdr Deki dan sudah melakukan pembayaran via transfer sebesar Rp 300.000,

Sehingga I K P als. Inka, 23 th, Islam, SPG Dunhil, Jl Nusa Indah No.4 Rt 4 / Rw 2 Madyotaman Pungawan Banjarsari dan I D K als. Bombom, 26 th, Islam, Semanggi Rt 06 / Rw 15 Semanggi Pasar Kliwon. Kemudian digelandang ke Mapolresta Surakarta untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

“Saat kita melakukan Oprasi Cipta Kondisi Kendaraan, dan melakukan penggledahan pemilik motor Nmax dan kami menemukan 1 paket sabu” jelas Kapolresta Surakarta AKBP Ribut Hari Wibowo, saat press release Senin, 14 Agustus 2017 pukul 14.00 WIb.  “Ini baru dua hari memakai sabu, ini juga baru saya ambil belum dipakai, saya ngambil di alamat yang ada di situ ” kata Bombom mengakui perbuatannya sambil menunjuk barang bukti sabunya.

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa dua paket sabu, satu unit SPM merk Yamaha Nmax, hp merk I-phone, dompet dan tas milik Inka.Tersangka dikenakan Pasal 112 ayat 1 subsider Pasal 127 ayat 1 huruf a Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika karena tanpa hak atau melawan hokum primer memiliki, menyimpan atau menguasai Narkotika Golongan I bukan tanaman subside penyalah Guna Narkotika Golongan I bagi diri sendiri. Atas perbuatannya kedua tersangka di kenakan hukuman pidana paling singkat 4 tahun maksimal 12 tahun penjara dan denda minimal 40 juta maksimal 8 milyar.
“Kasus ini sedang kami kembangkan, kalau ada potensi kearah yang lain pasti kami tindaklanjuti. Alhamdulillah Polresta Surakarta ini zero kompromi dengan narkoba untuk mewujudkan Surakarta bersih narkoba” pungkas Kapolresta Surakarta. (Miun).

Humas Polresta Surakarta.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s