Kapolda Bersama Pangdam IV/Diponegoro dan Gubernur Jateng Hadiri Pembukaan Musyawarah Wilayah ke VI Jawa Tengah Pemuda Pancasila di Surakarta

Polrestasurakarta.com – Kapolda Jateng Irjen Pol Drs.Condro Kirono dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Tatang Sulaiman serta Gubernur Jateng H.Ganjar Pranowo Minggu tanggal 13 Agustus 2017 pukul 19.45-22.10 wib bertempat di Ballroom Hotel Sunan Jalan Ahmad Yani no 40 Kel Kerten Kec Laweyan Kota Surakarta menghadiri Pembukaan Musyawarah Wilayah ke VI Pemuda Pancasila Provinsi Jawa Tengah.

Musyawarah pemuda Pancasila ini mengambil thema ” Wujudkan Cita Cita Proklamasi Dengan Pancasila Sebagai Ideologi Berbangsa Dan Bernegara”. Kagiatan ini di ikuti sekitar 500 orang perwakilan dari masing-masing Daerah kota dan Kabupaten se Jateng dengan penanggungjawab kegiatan adalah Ir Piala N Simanjutak.

Mussyawarah ini juga di hadiri Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pncasila KPH. H Yapto S. Soerjosemarno SH, Drs.H .T.M Nurlif,SE Sekjen MPN Pemuda Pancasila, Yorrys Th. Raweyani Wakil Ketua Umum I bid. Polhukam, Edi Rumpoko Ketua Carateker MPW PP Jateng, Ferry Wawan Cahyono Wakil Ketua DPRD Jateng, Kolonel Inf Widi Setijono Danrem 074 Wrt Ska, Kolonel inf Jimmy Ramos Manulu Assintel Dam IV Diponegoro, Fx Hadi Rudyatmo Walikota Surakarta, AKBP Ribut Hari Wibowo Kapolresta Ska, Letkol Edwin Apria Candra Dandim 0735 serta Ketua MPC Pemuda Pancasila seluruh Jawa Tengah.

Dalam Sambutanya Edi Rumpoko Ketua Carateker MPW PP Jawa Tengah bahwa seluruh kader dari 35 cabang Jawa Tengah sudah 80% bisa melaksanakan musyawarah dan konsolidasi, malam ini kita mengadakan musyawarah ke VI Jawa Tengah, ada keistimewaan bentuk cinta kita kepada organisasi, Jawa Tengah adalah central dari kekuatan PP di Jawa.
Kita tidak hanya berhenti di musyawarah kita akan terus bekerja untuk mengangkat potensi potensi di desa, kami harap bisa bekerja sama dengan pemerintah untuk sinergitas mendukung kebijaksanaan pemerintah.

Fx Hadi Rudyatmo Walikota Surakarta dalam sambautanya mengatakan Pertama tama mari kita pekikkan semboyan negara kita, Pancasila sebagai dasar negara kita, kami selalu menyampaikan.  Kepada masyarakat Pancasila selalu kami sampaikan kepada anak anak, pernah ada anak kecil yang terlibat dalam Pramuka atau Paskibra tidak mau di salami, ini harus di sampaikan kepada sekolah dan keluarga untuk membedakan kepentingan agama, masyarakat atau kepentingan yang lainnya, pemahaman bukan muhrim harus di berikan pemahaman yang benar karena itu masih anak-anak.Filosofi Pancasila di bangun Bung Karno sejak umur 17 tahun, sebagai 4 pilar Pancasila jangan di pelintir, pilar jangan di pahami sebagai tiang tetapi sebagai pedoman untuk kehidupan.Seni dan budaya adalah ciri dasar negara kita, tidak ada lagi konotasi- konotasi seperti dahulu, bangsa kita bisa bersatu karena seni budaya dan olahraga maka ketiganya harus kita tampilkan untuk mempersatukan bangsa, Pancasila kita pahami sebagai dasar negara dan ideologi negara kita bergerak terus agar kita bisa mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyat. Jangan memilih ketua dengan voting kalo bisa karena itu tidak mewujudkan sila ke 4 Pancasila, dengan musyawarah memililih pemimpin yang benar benar bisa bekerja untuk masyarakat.

KPH.H.Yapto S. Soerjosemarno SH Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional PP menegaskan bahwa Pemuda Pancasila adalah sebuah Organisasi Kemasyarakatan. Kerjasama di dalam kerjasama kerja adalah hal yang paling utama dan penting, perlu di catat PP adalah organisasi terbuka. Untuk kepentingan politik PP dilahirkan karena sejarah pada tahun 28 Oktober 1959, menyatukan bangsa Indonesia kita nikmati bersama Indonesia bukan hanya milik konglomerat dan pejabat, kita satu bangsa tidak perduli apa agama sukunya kita harus merdeka pada waktu itu, bahasa Indonesia juga menyatukan kita, hari ini masih banyak suku yang belum bisa bahasa indonesia. Sekarang ini banyak masalah karena komunikasi tidak jalan dan mempunyai kepentingan yang berbeda, kita sekarang membutuhkan Sumpah Pemuda lagi agar bisa bersatu kembali, dalam Pemilu 1955 pernah kita pakai UUDS 1950 karena tidak bisa merumuskan di usulkan kembali ke UUD 1945, IPKI waktu itu membentuk gerakan banyak kubu Pancasila ada wanita pancasila, buruh pancasila dsb kemudian berubah menjadi Pemuda Pancasila yang di gunakan sebagai kekuatan pada waktu itu dari Ideologi komunis PKI dan DI TII yang ingin merubah ideologi Pancasila. Kita PP bertugas menjaga kekuatan dan keaslian Pancasila, PP didirikan pertama kalinya pada 28 Oktober 1959 adalah untuk mengamankan Dekrit Presiden 5 Juli 1959, seiring berkembangnya waktu, PP kemudian menyebar dan dibentuk di semua daerah yang masuk wilayah kesatuan NKRI dengan maksud dan tujuan untuk menjaga NKRI dengan cara tetap menjaga mengamankan, dan mengamalkan nilai2 Pancasila sebagai dasar negara. Pancasila yang ada di amandemen hanya 4 sila, untuk presiden harus memutuskan Pancasila mana yang di pakai yang naskah asli atau yang sudah di amandemen (tahun 2002) kalo saya memilih yang asli, saya ingin Secara nasional mempunyai pandangan yang sama soal politik.
Saya pernah bertemu dengan tokoh tokoh dari HTI apakah saya mendukung perubahan Pancasila karena HTI di bubarkan dikarenakan mendukung penggantian Pancasila, saya jawab kalo anda mau merubah pancasila di kembalikan ke naskah asli saya dukung tapi kalo anda ingin mengganti ideologi negara dengan yang lain maka PP yang akan maju melawan. Setiap daerah memiliki ciri masing masing dan memiliki budaya masing masing, setiap warga negara adalah perisai pancasila dan Pancasilais, walaupun kita berbeda suku agama kita harus tetap satu karena Pancasila. Kami mengharapkan pemerintah lebih mementingkan pendidikan karena musuh utama bangsa ini adalah kebodohan, karena kepintaran dan kepandaian rakyat adalah utama, masalah penegakkan hukum jangan tebang pilih, masalah sosial ekonomi kita harus memikirkan kesejateraan rakyat kecil.

Sambutan H Ganjar Pranowo SH M.IP Gubernur Jateng saya mendengar sambutan dari PP tadi saya baru tau visi dan misi PP yang mempunyai program jangka panjang serta menjaga keutuhan bangsa dan negara hanya kurang sedikit untuk lebih banyak bergerak di masyarakat bawah sampai tingkat desa. Hari ini di butuhkan aksi dari PP karena ini adalah perubahan dunia, kita harus mempertahankan ideologi dan hak konstitusional warga, waktu pertemuan hakim MK kemarin di Solo hakim MK Afganistan ingin belajar tentang Pancasila kepada Presiden RI, saya mengikuti pembahasan tentang pemilu, karena yang di perdebatkan sekarang ini sudah pernah diperdebatkan dahulu, Indonesia menjadi pilihan yang menarik di dunia timur karena memiliki budaya dan suku yang beraneka ragam dengan damai.Filosofi gotong royong untuk beras rastra harusnya kita mendapatkan semua, tetapi nilai “Teposeliro” sekarang hilang harusnya kita memiliki “Teposeliro” karena bukan hak yang seharusnya yang dia terima. Dunia akan memiliki perubahan dari Dunia yang mencari materi dan teknologi sekarang berubah mencari pangan dan energi karena dunia ini sudah tidak mampu menampung orang yang hidup di dalamnya. Demokrasi kita adalah musyawarah mufakat, kita harus memarketingkan ideologi Pancasila mulai dari sekarang karena itu merupakan tantangan kita ke depan dari musuh ideologi pancasila. Jawa tengah memiliki sistem penanggulangan bencana yang sudah bagus contoh di Magelang ada sistem Sister Village yang menjadi tempat mengungsi untuk desa yang lain ketika terjadi bencana, tadi ada sebuah kejadian medsos ada seorang warga Banyumas yang sakit dan banyak komentar yang jelek karena tidak mendapat perhatian dari pemerintah saya baca langsung saya perintahkan untuk diambil dan sore ini langsung di tangani, pemerintah butuh informasi untuk menangani permasalahan yang ada di masyarakat contohnya seperti tadi. Saya mempunyai project untuk mantan anggota HTI dan para “Napiter” ( Napi Terorisme) bagaimana caranya agar anak bangsa ini bisa memiliki kesejahteraan dan tempat yang sama dengan warga yang lain, untuk itu kita harus perduli, saya akan pegang perutnya dan berikan bantuan usaha untuk mereka agar bisa membantu mereka agar tidak ngebom lagi, dengan ini saya resmikan pembukaan Muswil VI PP Jawa Tengah. (Heriyanto).

Humas Polresta Surakarta.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s