Menipu Memasukan 3 Mahasiswa Baru Kedokteraan UNS 2 Joki di Ciduk Sat Reskrim Polresta Surakarta

Polrestasurakarta.com – Berkat ketelitian dari pihak UNS Solo dan melaporkanya ke pihak Polisi Polresta Surakarta maka ke 2 orang penipu penerimaan mahasiswa baru kedokteran UNS dapat di bekuk Sat Reskrim Polresta Surakarta.

Penipuan Mahasiswa baru kedokteran ini adalah 2 orang tang berperang sebagai pencari korban dan pengentri data. Ke 2 pelaku adalah Arif Munandar,SE bin Tasrif uur 25 tahun, laki-laki, Islam Swasta, alamat Jln. Lahami, Rt 01 Rw 01 Kel. Sandu Kec. Sanggar Kab Bima NTB dan Iwan Saputra, S.IP,M.Si, umur 47 tahun laki-laki pekerjaan Dosen ( Sesuai KTP), alamat Perum Graha Mulia Gading Baru Rt 04 Rw 08 Kel. Belang Wetan, Kec Klaten Utara Klateng jateng.

Kedua Tersangka beraksi dengan menjajnikan 3 mahasiswa baru bisa di terima di Fakultas kedokteran dengan membayar antar RP.60 juta sampai Rp.150 juta lewat jalur seleksi mandiri.

Benar juga ketiga mahasiswa ini bisa mengikuti kuliah di semester awal tahun 2016 . Selama perkuliahan dosen tidak menaruh curiga . Namun setelah akan di adakan ujian semester atau Mid Semester nama ketiga mahasiswa ini tidak ter Entri di data kemahasiswaan UNS. Merasa ada yang aneh maka pihak UNS meneliti dan menelusuri ke tiga mahasiswa serta melaporkannya ke pihak berwajib Polresta Surakarta. Setelah di lakukan penyelidikan maka di ketahui 2 orang pelaku ini dan di lakukan penangkapan.

Ketiga Korban ini sebut aja Bunga membayar 170 juta dan melati membayar Rp 60 Juta serta Mawar membayar 100 Juta.

Modus penipuan ini adalah pada akhir semester 1 tahun 2016/2017, staf bagian administrasi program studi kedokteran UNS, melakukan pengecekan input data nilai mahasiswa , dintemukan ada 3 mahasuswa An. LMP, FN dan NK yang identitas mauopun nilainya tidak dapat di input atau masuk ke sistem. Dan menyampaikan bahwa ada 3 mahasiswa yang telah ikut perkuliahan namun datanya tidak dapat di input. Dan pihak kampus curiga kalau mahasiswa ini masuk dengan tidak resmi. Setelah mengumpulkan dokumen ke 3 mahasiswa ini di dapat keterangan bahwa mereka masuk di bantu oleh ke 2 pelaku. Kemudian tanggal 28 Juli Pihak UNS melapor ke Polrsta Surakarta. Dari penyelidikn tersanagka Iwan Saputra di tangkap di wilayah Klaten dan kemudian menagkap tersangka Arif.

Untuk mengelabuhi pihak Kampus maka tersangka ini membuatkan Kartu Mahsiswa dan KRS,KHS palsu yang di dapat atau di unduh dari Web UNS Solo. Kepada korban pelaaku berpesan agar para korban tidak berurusan dengan pihak kampus, tetapi agar berurusan dengan pelaku.

Pelaku mengaku melakukan hal yang sama di berbagaia kampus di luar Solo, dan hal ini masih di dalamai. ” Tidak menutup kemungkinan, aksi dua pelaku kasus perjokian ilegal di UNS terjadi di beberapa wilayah. Polisi masih melakukan pengembangan guna mengungkap korban lain akibat ulah dua pelaku tersebut” Tegas Kapolresta Surakarta AKBP Ribut Hari Wibowo di Mapolresta Surakarta Senin 07 Agustus 2017 yang di dampingi Wakil Rektor UNS.

Kapolresta Surakarta mengapresiasi kejelian sistem administrasi UNS sehingga mampu mengetahui kejanggalan yang terjadi. Dengan begitu, pihaknya dapat melakukan tindak lanjut berdasar laporan dari pihak kampus.

“Dengana adanya kejanggalan tersebut, tentu dapat dideteksi sehingga dapat dengan cepat ditindaklanjuti,” kata Kapolresta.

Humas Polresta Surakarta.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s