Polresta Surakarta Mengamankan Aksi Damai  Mahasiswa dan Aliansi Pemuda Solo Raya Peduli Palestina 

Polrestasurakarta.com – Sekitar 150 mahasiswa dan pemuda se Solo Raya melakukan aksi damai di bundaran patung Slamet Riyadi Gladak Pasar Kliwon Surakarta Jumat 21 Juli 2017 pukul 13.30 s/d 15.00 Wib. Guna mengamankan jalannya aksi Polresta Surakarta bersama dengan Polsek Pasar Kliwon menerjunkan Puluhan personel baik pengaturan lalu lintas maupun penjagaan kegiatan.

Dibawah kordinator lapangan  Ridwan Jumlah peserta aksi yang berjumlah sekitar  150 orang dengan para orator antara lain . Ridwan ,Sidiq , Faid Silni (UNS), Rohmat Rifqi (UNS). Mereka  ini berkumpul dan berorasi dengan pengeras suara serta membawa beberapa pamlet dan spanduk dengan berbagai tulisan anatara lain , Tekad kami tidak akan luntur meskipun darah mengucur , Free Al-Aqsha,  Anak ini berani bagaimana denganmu Free Al-Aqsha, Hanya batu yang dia punya tapi tak ada gentar di hatinya Free Al-Aqsha.

Dalam Orasinya  Ridwan (Fak. Mila UNS) mengemukakan , Kita turun ke jalan sebagai bentuk solidaritas  kita kepada masjid Al-Aqsha di Palsetina,  masjid suci sebagai kiblat pertama kita karena diblokade oleh Zionis yahudi. Sebagai bangsa Indonesia bangsa yang dapat dukungan penuh Palestina untuk meraih kemerdekaan, maka kita wajib berterima kasih kepada Palestina  maka kepada seluruh umat Islam kepada warga Indonesia khususnya warga Solo mari kita dukung rakyat Palestina untuk kemeredekaan bangsanya. Kita terus berdiri selama kemerdekaan itu belum ada di Negara Palestina. Kita hari ini bisa sholat dengan nyaman tapi itu tidak terjadi di Masjid Al-Aqsha . Mereka sholat masih diperiksa, mereka ditodong senjata dan lebih parah lagi kalau tidak menurut mereka akan ditembak. Maka kita turun kejalan untuk membela keadilan dan kebenaran bagi warga Paleatina.

Hal yang sama di utarakan oleh Sidiq (UNS) yaitu tepat disiang ini gema takbir mengudara ari ini sudah sepekan masjid Al Aqsha di blokade olen zionis inilah kondisi terburuk setelah pembakaran tahun 1969 dan untuk pertama kalinya dalam sejarah masjid Al Aqsha ditutup total.

Dalam orasinya Faid Silni mengegaskan Indonesia mempunyai 2 hutang yaitu  hutang kepada konstitusi kita bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan kita berhutang kepada ulama-ulama Palestina. Banyak orang memandang bahwa masyarakat palestina adalah pejuang-pejuang yang jahat. Akan tetapi mereka berjuang untuk merdekaan bangsanya bukan penjahat. kita hari ini bergandengan tangan untuk melawan zionis-zionis Israel.

Dalam akhir aksinya para mahasiswa membuat peyataan sikap 1.  mengutuk keras zionis Israel yang telah memblokade Masjid Al Aqsha,. 2. Kami meyerukan umat Islam di dunia untuk bangkit dan berdiri untuk menyerukan kemerdekaan kepada rakyat Palestina. 3. Meminta pemerintah Indonesia yang mempunyai hutang negara Palestina untuk menyuarakan Kemerdekaan kepada Negara Palestina. 4. Menyerukan umat islam didunia untuk berdoa untuk kemerdekaan bangsa Palestina.

Massa aksi juga  mencari sumbangan kepada pengendara yang melewati jalan tersebut untuk disumbangkan ke Palestina.(Masjid Al Aqsha). Selama kegiatan berlangsung situasi aman kondusif.

Penulis  : Miun Kliwon

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s