Inilah Penjelasan Kapolri dan Komjen Pol Tito Karnavian Terkait Bom Bunuh Diri di Mapolresta Surakarta

This slideshow requires JavaScript.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Badrodin Haiti menjelaskan bahwa kejadian bom bunuh diri di Mako Kepolisian Resor Kota Surakarta, Jawa Tengah, memiliki kaitan dengan penangkapan 7 tersangka teroris tahun lalu.

Hal ini disampaikan Kapolri, Selasa siang (05/07/2016), di press room Polresta Surakarta. Kapolri Jendral Badroedin Haiti memberikan penjelasan didampingi Kepala BNPT Komjen Pol Tito Karnavian, Kaba Intelkam Polri Komjen Pol Nur Ali, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli, pejabat Mabes Polri dan Kapolda Jateng diwakili oleh Wakapolda Jateng beserta Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Drs A Liliek D, SH serta Kapolresta Surakarta.

Dalam keterangannya, Kapolri menjelaskan bahwa pelaku bom bunuh diri adalah pengembangan penangkapan 7 orang tahun kemarin. Tetapi pelaku dapat melarikan diri dengan membawa tiga bom rakitannya, dan terakhir terdeteksi di Jawa timur.

Pelaku kemudian menghilang kembali. Dalam pengembangan kasus bom bunuh diri yang terjadi di Mako Polresta Surakarta, polisi masih menunggu hasil pengembangan tes DNA pelaku bom bunuh diri dengan melakukan upaya upaya hukum dan pengembangan perkara.

Diungkapkan, target dari kelompok ini adalah kantor polisi, anggota Kepolisian di lapangan, Polsek, Pos Pos lalulintas dan yang berbau Kepolisian. Karenanya, Kapolri mengimbau agar masyarakat tidak usah resah dan panik dalam merayakan malam takbiran dan perayaan hari raya Idul Fitri.

“Karena segenap kekuatan Polri sudah mengantisipasi dan menjaga Operasi Ramadniya 2016 ini dengan segenap tenaga dan kemampuan. Jadi diimbau kepada masyarakat agar bisa melaksanakan kegiatan malam Takbiran dan hari raya sesuai dengan rencana masing-masing dan tetap saling memberikan informasi apabila ada kejanggalan-kejanggalan yang ada di lingkungannya. Secara umum Kepolisian republik Indonesia sudah siap sedia mengamankan kegiatan malam takbiran dan perayaan hari raya di wilayah Solo dan wilayah lainnya,” tegas Kapolri.

Sementara, Kepala BNPT Komjen Pol Tito Karnavian memberikan penjelasan teknis langkah-langkah ke depan guna menangkal kegiatan kelompok radikalisme, yaitu mulai sekarang Polri dan masyarakat agar selalu menetralisir paham-paham radikalisme di wilayah dan lingkungannya agar tidak berkembang dan mencelakakan orang tak berdosa.

“Dan yang kedua, untuk memperkuat hukum, maka dimohon dengan hormat kepada bapak-bapak terhormat dari DPR RI yang merevisi UU Nomor 15 tahun 2003 tentang penanggulangan terorisme, agar memahami betul kalau pelaku radikalisme sekarang sangat pintar mengelak dari hukum. Maka UU yang baru nanti diharapkan mampu memperkuat penegakan hukum dan menekan kegiatan dan gerakan radikalisme diindonesia,” tegas Komjen Pol Tito Karnavian.

Selanjutnya yang ketiga, melakukan kegiatan bersama baik pemerintah, masyarakat dan penegak hukum dalam mempersempit kegiatan kelompok-kelompok radikalisme di lingkungan dan wilayahnya. Keempat, melakukan kerjasama intensif regional dengan negara lain, terutama dengan negara Timur Tengah, dikarenakan kelompok-kelompok tersebut tumbuh subur d isana.

“Di Indonesia hanya tumpahan dari negara negara Timur Tengah,” kata Komjen Pol Tito Karnavian.

Dan untuk lebih mengembangkan kasus bom bunuh diri yang sudah terjadi saat ini, masih menunggu hasil tes DNA. Komjen Pol Tito Karnavian menghimbau kepada masyarakat agar selalu senantiasa proaktif dalam mengawasi lingkungannya dan selalu menjaga keamanan dengan bermitra dengan Kepolisian.

Selanjutnya, Kapolri dan rombongan menyatakan sudah siap mengamankan kegiatan malam takbiran dan perayaan Hari Raya. “Keadaan sudah kondusif dan jangan jangan panik, karena kami sudah mendekati dan mengantisipasi kegiatan masyarakat Jawa tengah dan Indonesia pada umumnya,” tegas Kapolri.

[Humas Polda Jawa Tengah]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s